Pesona Candi Dieng

Candi Dieng

Candi Dieng

Saya dan teman-teman pergi ke Batur yang dilanjutkan ke Dieng, Senin 16 April 2012. Sepanjang perjalanan pemandangan indah tersaji di depan mata. Sungai dengan air yang jernih, bukit dan pegunungan yang berteras-teras, pohon cemara di kejauhan. Bunga-bunga yang bermekaran di pinggir jalan.
Jalan menanjak dan menikung tajam, udara pun kian dingin menusuk tulang. Akhirnya tibalah kami di komplek Candi Dieng, atau Candi Arjuna. Ada beberapa candi di komplek candi ini. Konon candi di Dieng lebih tua dari candi Borobudur mau pun Prambanan. Termasuk candi Syiwa.
Untuk masuk ke candi, mobil di parkir dulu di tempat parkir. Ada undak-undakan yang menurun menuju arah candi. Jalan setapak menuju candi berpaving dihiasi pohon cemara di kanan kirinya. Tumbuh pula semacam bunga Dahlia dengan warna ungu yang semarak berbunga.
Pemandangan di sekitar candi indah dan permai, udara sejuk cenderung dingin. Kami pun sampai di komplek candi. Candi-candi tampak bersih terawat, demikian juga halaman candi bersih dan asri.
Kami pun mengagumi keindahan candi dan mulai sibuk berfoto-foto.
Selain rombonganku, ada juga serombongan anak muda saat kutanya dari SMA 1 Semarang. Rupanya mereka siswa kelas 1 dan 2 yang sedang libur karena kelas 3 sedang ujian nasional.
Saat berjalan pulang ke tempat parkir kami juga berpapasan dengan opa oma yang kami tanya berasal dari Wonosobo.
Di seberang candi ada pula museum Kaylasa yang menyimpan koleksi arca dan benda kuno yang ditemukan di sekitar candi. Museum juga dilengkapi gedung teater yang memutar film tentang Dieng. Komplek museum Kaylasa indah karena dibangun di bukit yang lebih tinggi dari jalan. Gedung teaternya lebih tinggi lagi letaknya dari museum. Halaman museum dihiasi dengan yang indah terawat. Bunga aster dan bunga berwarna kuning tengah mekar di halaman museum.
Karena sudah ashar, kami pun sholat ashar di mushola museum. Ternyata musholanya juga bersih, rukuhnya bagus dan bersih.
Usai sholat ashar kami pun kembali naik mobil pulang. Setelah membayar parkir Rp3.000,00 kami pun kembali pulang. Sebenarnya masih banyak tempat wisata lain di Dieng, seperti Telaga Warna, Telaga Merdada, Kawah Si Kidang, Kawah Candradimuka, Kawah Sileri, Sumur Jalatunda namun karena keterbatasan waktu kami hanya berkunjung kecandi. Dengan harapan lain kali akan ke Dieng lagi untuk menikmati seluruh tempat wisatanya yang unik, indah, dan menarik.

NB: Fotonya menyusul, soalnya masih sulit diunggah/up load.

Banjarnegara, Selasa 17 April 2012

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: