Archive for the ‘Puisi’ Category

Sajak Tak Bernama

melukis wajahmu di bingkai waktu
kusimpan di bilik rahasia
kutatap saat rindu mendera
tak ada yang tahu
bahkan bulan bintang malam
gelap
daun angin semesta
ranting jatuh
detak jam di dinding
ah, tiba-tiba hatiku pun jatuh
dalam rindu yang teramat purba!

Banjarnegara, Selasa 26 Juni 2012

hujan mengirim sunyi

hujan mengirim dingin dan gigil

angin melewati kisi-kisi jendela membawa kabar

dari negeri entah

 

hitam malam 

langit pun gelap tak berbintang

bulan sembunyi  tak ada pungguk yang menyanyi

 

hanya pohon-pohon diam

dalam sepi yang paling sunyi

 

Banjarnegara, malam jumat 8 juni 2012

Kutanam Rindu di Pohon Jambu

kutanam sepiku di dahan jambu
daun-daunnya bersemi
tumbuhlah bunganya

kusirami dengan rindu
matahari menyinari
buahnya meranum

esok kan kupetik
sambil mendendangkan lagu
kasmaran

Banjarnegara, Minggu 3 Juni 2012

Pagi

mentari telah mengintip dari balik kisi jendela saat
kuterbangun dari mimpiku
bidadari telah pergi dan
pangeran pun mengikuti

tinggallah aku menyatukan raga dan jiwa
siap menghadapi sibuknya dunia.

Banjarnegara, Minggu 11 Maret 2012

Seribu Keindahan

malam tak berbintang namun
di sana ada berjuta bintang yang dijanjikan
kala bulan, langit mengirim seribu keindahan
lebih elok dari seribu satu bulan

ke mana kan menjemputnya?
diriku yang kerdil tak berani mimpi menggapai keindahan terjanjikan
dalam kerendahan
melantunkan doa demi doa
mohon ampunan

langit kini berhias bintang
ingin kuraih satu tuk
temaniku di sepi malam
mengajariku ketaatan pada Tuhan

kunanti saat angin terhenti
keindahan tak terperi
barangkali Lailatul Qodar kan menyapa
saat hati telah berserah pasrah padaNya

Banjarnegara, 22 Agustus 2011 malam ke 23 Ramadhan

Duka

pisau duka kau
tusukkan diam-diam

tanpa suara tanpa
keluh

tak ada air mata
hanya sebaris luka

kenapa netes lagi
darah dari hatiku?

banjarnegara, 30 juli 2011

Malam

malam gelap namun
ada kerlip bintang di sana
bulan sabit malu-malu menampakkan senyumnya

hening menyapa senyap
menggapai indahnya mimpi
di balutan selimut malam

sehelai daun jatuh
melayang di udara
jatuh ke bumi memeluk sepi dan
dinginnya sunyi

banjarnegara, selasa 7 juni 2011