Longsor di Hutan Pinus Clapar Banjarnegara



Pada hari Sabtu 16 Mei 2010 terjadi bukit longsor di hutan pinus Clapar Madukara, Banjarnegara. Longsoran bukit menutupi jalan raya yang menghubungkan Pagentan – Banjarnegara. Akibatnya hari Sabtu guru-guru yang akan mengajar yang rumahnya di bawah tidak bisa melanjutkan perjalanan ke sekolah masing-masing, termasuk guru SMPN 2 Pagentan.
Bukit yang ditanami pinus itu longsor setelah semalaman diguyur hujan lebat. Mungkin penyebabnya karena tanah terlalu gembur, sehingga di bawah pohon pinus tak ada rumput atau semak yang bisa menyerap air.
Hari Senin orang yang akan ke Pagentan atau yang akan turun ke bawah (Madukara, Banjarnegara dll) sudah bisa lewat walaupun jalan tetap belum bisa dilalui kendaraan. Kami para guru melewati jalan yang masih licin berlumpur dengan bergandengan tangan. Akhirnya bisa melewati longsoran dan mengajar seperti biasa.
DPU kabupaten mengerahkan alat berat berupa beghu dan eskavator untuk menyingkirkan longsoran. Namun karena pekerjaan yang atau tanah yang harus disingkirkan banyak maka pekerjaan itu memerlukan waktu berhari-hari.
Kami pun mau tak mau harus berjalan kaki di longsoran yang kurang lebih panjangnya 20-30 meter dengan berjalan kaki. kendaraan dari bawah hanya bisa mengantar sampai di ujung longsor , dilanjutkan berjalan, dan di atas longsoran sudah menunggu ojek atau jemputan. Mas Warjo, Pur, dan Mbak Eni senantiasa setia menjemput kami.
Barulah tadi pagi Rabu, 26 Mei 2010 kata Mbak Rini jalamn sudah bisa dilalui kendaraan. Alhamdulillah.

Iklan

10 responses to this post.

  1. Posted by ahsanfile on 30 Mei 2010 at 10:24 am

    Lho.. kie wong banjar negera yaa….
    ternyata tetangga…

    Balas

  2. O iya, Ahsan wong ngendi? Oke lah kalau begitu bisa ketemu dong! Matur nuwun ya…

    Balas

  3. Wah, mengerikan juga ya longsornya. Mudah2an hal serupa tidak terjadi lagi. Kan kasihan sama guru2 yang jadinya terhambat aktifitasnya

    Balas

    • Posted by ahsanfile on 30 Mei 2010 at 10:48 am

      Kayaknya sih malah seneng… jadi bisa libur.. 😀

      Balas

    • Ah nggak libur kok, hanya tak bisa ke sekolah hari sabtu, sejak Senin 18 Mei sampai Selasa 25 Mei 2010 jalan kaki mengarungi lumpur . Tuh lihat di foto saya dan teman-teman berjalan dan pose di bawah longsoran, sepatu dan sandal dilepas karena licin. Sejak Rabu 26 Mei sudah bisa dilewati kendaraan.

      Balas

    • Ya, Alhamdulillah sudah teratasi setelah tanah longsoran dipindahkan ke bawah pakai beghu dan eskavator sejak Rabu 26 Mei kendaraan sudah bisa lewat. Di desa clapar tanahnya memang labil, halaman SDN 2 Clapar juga longsor dan SD sedang diusahakan untuk pindah lokasi karena membahayakan guru dan siswanya. Terima kasih Ifan!

      Balas

  4. smp n 2 pgt…
    ayo ini alpuan alumnus smp tercinta……
    semoga smp tercinta makin kelihatan dimana-mana….

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: