Pada Hujan


hujan jatuh di awal mei
menghembus dingin
mengirim sepi

matahari malas
menyinari

tetes-tetes air
menyapa daun
basahi ranting
bercakap dengan pohon
yang mengigil diterpa angin

hati pun basah
ngungun ditelan kabut Mei

Banjarnegara, 12 Mei 2009

Iklan

6 responses to this post.

  1. Terima kasih Harry, salam kenal kembali.

    Balas

  2. Ngungun itu apa? Saya belum pernah mendengar kata itu sebelumnya

    Balas

  3. Ngungun (jawa) kurang lebih menyesali , merenungi kejadian yang telah lewat. Terima kasih Ifan!

    Balas

  4. bagus… ^_^

    Balas

  5. Terima kasih Ardhi!

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: