Rindu


kutitipkan rinduku di daun-daun pinus
embun menetes dinginkan hati
ku telah mendidikmu dalam bingkai waktu
semoga kau berterima kasih atas itu

saat kau tulis puisi
saat kau telah jadi juru warta
semoga kau ingat ilmu yang telah kubagi

lelah hatiku
ingin damai istirah
dalam kedamaian telaga di hatimu
kau ucap selamat tidur
dan aku kan mengantarmu menuju lorong waktu

tiada lagi marah
tiada lagi kecewa
tiada lagi penyesalan di dada
yang ada hanya damai
bahagia

Iklan

2 responses to this post.

  1. sabar ya bu..
    pasti mereka akan orang yg berbagi padaya

    SABUDI (sastra budaya indonesia)
    mari kita jaga bersama!

    Balas

  2. Ma kasih Musayka, salam SABUDI!

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: