Jajan Mi Ongklok di Wonosobo


Tadi aku pergi ke Wonosobo karena ada suatu keperluan. Sejak naik bus hujan turun dengan derasnya..brr..dingin. Akhirnya sampailah di taman plasa, aku turun, terus ke toko Rita, belanja beberapa keperluan. Seusai belanja, aku ditelpon suami yang sudah menungguku di depan toko kue Aneka.
aku pun turun dari Rita ketemu suami dan kami berboncengan ke rumah adik, setelah sempat kesulitan cari alamatnya, sampailah kami ke rumah adik di perumahan dekat terminal Mendolo.
Rumahnya bagus dan masih ada halaman untuk ditanami bunga mau pun buah.
setelah minum teh hangat yang enak, makan kue dan roti bakar, kami pun pamit.
Di jalan kehujanan lagi, walau tinggal rinai gerimis. Di jalan Ahmad Yani ( Sapen) kami berhenti di warung mi ongklok Pak Muhadi. Aku pesan mi ongklok , sate sapi, dan minumnya jeruk hangat dan teh manis. Menunggu beberapa saat, datanglah pesanan kami. Mi ongkloknya enak, asin, manis, pedas berpadu pas. sate sapinya empuk, gurih, asin, manis. Ditambah minum teh hangat, tambah mak nyus…
Siapa yang ingin coba, silakan deh kalau ke Wonosobo bisa jajan mi ongklok dan sate sapi yang banyak dijual. Yang terkenal antara lain Mi Ongklok Pak Muhadi, Mi Ongklok Longkrang, Resto Mi Ongklok di jalan Dieng Kalianget, dan masih banyak warung lain.
Harganya tidak mahal untuk 2 mangkuk mi, 1 porsi sate sapi, 2 gelas minuman hangat hanya bayar Rp 19.000,00. Murah to uang dua puluh ribu masih kembali seribu rupiah.
Yang jelas jajan tadi menghangatkan badan yang dingin karena kehujanan.

Iklan

23 responses to this post.

  1. wiw…murah banget
    sate sapi? apa ga gampang ancur dagingnya?

    Balas

  2. Iya, enak murah, sate sapi dagingnya nggak hancur kok, penasaran coba saja..! Ma kasih.

    Balas

  3. Wah…kedengarannya maknyusss banget tuh..hehe 😀
    Jadi laper nih..
    Oh ya, salam kenal yaa.. Dari Hary4n4 di Surabaya.. Salam hangat dan damai selalu…

    Balas

  4. mie ongklok? kayak gimana bentuknya ya?

    Balas

    • Mi ongklok mi kuahnya kental warna coklat terbuat dari tepung kanji yg diencerkan dimasak dgn garam, gula, bgw putih, merica, ebi, kaldu. Mi dicampur dengan kol dan daun bawang kucai, cabe rawit yg telah dihaluskan. Thanks.

      Balas

  5. wah kok ga kebagian ya busen…

    SABUDI “sastra budaya indonesia”
    mari kita jaga bersama!

    Balas

  6. Posted by darahbiroe on 8 Februari 2010 at 5:46 am

    mie ongkok tuch apa yaw yg jelas pasti mie hehehe

    berkunjung n ditunggu kunjungan baliknya makasih

    Balas

  7. Posted by mandor tempe on 8 Februari 2010 at 6:35 am

    Mendengar cerita sampeyan kok kelihatanya enak, jadi … kapan traktir saya ke sana 😛

    Balas

  8. Lumayan murah juga yaa…
    Dri pda ke Restoran,pasti ga dapet th..
    haha

    Balas

  9. Mie Ongkloknya bukanya dari jam brapa sampe jam brapa, ya? Biar klo dateng langsung lep…

    Balas

  10. halo… salam kenal ya kawan

    Balas

  11. mi ongklok, kayaknya pernah coba deh, trus bebas mau pilih pake tambahan apa 🙂

    Balas

  12. […] Jajan Mi Ongklok di Wonosobo February 201020 comments LikeBe the first to like this post. […]

    Balas

  13. sapa bilang murah….Overpriced dan rasanya ..nothing special…
    Saya 19.000 per porsi…
    http://maskurblog.wordpress.com/2011/10/15/mie-ongklok-pak-muhadi-wonosobo/

    Balas

  14. Wah kok mahal ya? Saya Rp 19.000 sudah dua porsi dengan sate sapi dan 2 gelas teh….Kalau rasa selera sih. Terima kasih Maskur..

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: