Puisi sedih


adakah hujan di luar sana
mengerti sedihnya rembulan
tak bisa menyapa bumi dengan sinarnya
tertutup awan mendung dan airnya

malam gelap menjelaga
segelap hati
yang meringis ngilu
sembilu pisau waktu
mengiris tajamnya kata-kata
yang terucap tanpa jeda

hujan terus berdoa
lewat tetes-tetesnya
berdzikir kepadaNya

malam bertasbih
teruntai di bilangan molekul udara

kau hirup diam-diam
dalam kesabaran laut
andai samudra bisa
meluas di hatiku

malam kian kelu
lorong-lorong waktu
terlewat dengan degap

mengapa lupa menghitung nikmatNya

belajarlah pada malam, hujan

untaian bintang adalah tasbih langit

rintik hujan tasbih malam

duh, jangan bersedih
di sana Dia menemanimu di kelam hati yang terpekat
ada cahaya pasti ada

Iklan

11 responses to this post.

  1. Posted by Erick on 15 Januari 2010 at 12:15 pm

    Puisinya bagus banget….
    Masih ada yg lain g’

    Balas

  2. puisinya bagus n sarat makna……

    Balas

  3. kesedihan membawa seuntai kekelaman
    kesedihan sajikan selembar kertas kelam
    kesedihan berikan kita sebait khayalan
    kesedihan persembahkan keserakahan untuk tempatkan diri pada posisi untuk dikasihani

    meski kita mampu kita takan bisa
    meski kita mau kita takan berharap melangkah
    kesedihan akan mengubur kita dalam relung kesunyian

    Balas

  4. Ma kasih, puisinya bagus banget! Thanks Winant…

    Balas

  5. adu..aduh…. puisina bgus bgt kak….???
    dtnggu yang lain lagi iia….??? 😉

    Balas

  6. Ya, tuh sudah ada yg terbaru Februari Bernyanyi, terima kasih Shree!

    Balas

  7. […] Puisi sedih December 200910 comments 3 […]

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: